Langsung ke konten utama

A Moment To Remember : Tentang Melahirkan Nala 🎔


Akhirnya setelah menimbang-nimbang, mau ngebahas tentang proses melahirkan Nala atau nggak, akhirnya aku memutuskan untuk...

Posting aja deh!

Selain bisa sebagai tambahan informasi bagi teman teman yang sedang hamil, juga sebagai pengingat aku dan suami atas setiap moment yang kami lewati untuk kelahiran putri pertama kami, nala.

Here we go...

Jadi, sebetulnya aku dan suami adalah tipe yang sangat exited untuk langsung punya anak setelah menikah (tidak menunda)

Setelah kami menikah, 29 april 2023 yang ada difikiranku adalah "kapan ya aku hamil?", "kok aku ga hamil hamil ya?" aku selalu berdoa setiap hari "semoga bulan depan aku hamil"

Dan,  Tuhan menjawab doa kami setelah 8 bulan pernikahan. Tentu, We are sooo excited!

Begitu tau aku hamil. aku langsung tanya sani sini Spog disini yang oke dimana sih?, kamu ke dokter siapa, dia ke dokter siapa? setiap bulan selalu rutin USG

USG pertama kami memilih di RS Mitra Medika Pontianak, bersama dr.Yustinus Charles, Spog. Pada saat itu usia kehamilan baru menginjak 6 minggu sehingga janinnya belum nampak, yang ada hanya kantong kehamilan. aku di resepkan banyak vitamin yang tentunya untuk menjaga aku dan bayiku.

Di awal kehamilan, bisa dibilang ngga ada kendala berarti. Rasanya semuanya normal-normal aja. Tapi memasuki bulan kedua di trimester pertama rasanya semua berubah drastis, berat badan ku dari 73Kg turun menjadi 68Kg karena mual muntah tiap hari selama 3 bulan.

overall, semuanya berjalan normal, USG setiap bulan dari trimester 1 sampai trimester 2 semuanya aman, berat badan bayinya, detak jantungnya, air ketubannya, posisinya semuanaya baik. Syukur kepada Tuhan.

Singkat cerita,
brining a baby into this world is a BIG BIG BIG and DRAMATIC event for us.  di usia 34-25 week mulai ketahuan setelah kami melakukan uji laboratorium, ternyata aku 'POSITIF PROTEIN 2'

Kemudian saat itu aku langung dirujuk ke rumah sakit bersalin untuk pemeriksaan lebih lanjut ke dokter spesialis.

Note dulu ya, di usia 34-35 week ini BB bayiku 2,9 Kg.

Setelah di periksa ternyata tekanan darahku pada saat itu tinggi sehingga dirujuk ke IGD dan menjalani rawat inap untuk perawatan dan suntik pematangan paru. Tapi ternyata keadaan belum juga membaik setelah hari ke 4 dirawat, bahkan aku juga di diagnosa preeklamsia. akhirnya untuk mencegah resiko dokter memutuskan untuk melakukan tindakan operasi SC, dokter hanya memberi aku waktu 2 jam untuk persiapan karna tindakan SC harus segera dilakukan. 

Saat itu tangan kaki mukaku bengkak parah, ternyata itu salah satu tanda preeklamsia. aku pikir itu karna aku kerja seharian, sering berdiri makanya kaki bengkak.. aku juga bingung penyebabnya apa, karna aku merasa sehat aku kuat wkkw, ya emang udah jalannya berarti..

Preeklamsia ini sebenarnya jahat banget loh, banyak kasus gara gara preeklamsia ini bikin bayi dan ibu jadi bye bye. Puji Tuhan, aku dan nala masih disayang Tuhan hehehe

Akhirnya lahirlah bayi cantikku ini, di Rumah Sakit Bersalin Nabasa Pontianak, Jam 8 Lewat 32 Menit malam hari dengan berat badan lahir 1,8Kg !!! PREMATUR + BBLR + PREEKLAMSIA

Puji Tuhan, Dia lahir sehat, aman gak ada masalah apapun, tidak kurang satu apapun dan bisa nangis kencang. Bahkan dengan BBL dia segitu dia gak perlu di rawat di inkubator. Walau dia BBLR tapi semua organnya sudah sangat sempurna.

Disatu sisi aku sedih dia kurus kecil bangett, Tapi disisi lain aku bersyukur setidaknya dia hebat, dia kuat, bertahan begitu lama di perut padahal dia kecill wkkwkw

Aku bersyukur punya suami, mertua, keluarga yang gak menekan, gak mencemooh atau nyalahin kenapa ini bisa terjadi, bahkan selalu bilang gpp toh dia sehat nanti juga bisa gendut.

Semua proses melahirkan yang cukup menakutkan itu tapi kayaknya ga cukup bikin saya kapok untuk hamil lagi suatu saat nanti. Bahkan aku kangen rasanya hamil dan ada yang menendang dari dalam perut. Isn't it so amazing bahwa kita sebagai perempuan dengan perut yang luasnya terlihat terbatas ini tapi bisa ada calon manusia di dalamnya? :')

Sembilan bulan ada calon manusia di perut, apa-apa buat berdua, inget gimana nunggunya sampai dikasih sama Tuhan, gimana kesabaran suami ngadepin mood swing waktu hamil dan perasaan lain yang serius, susah banget dijelaskan.

"I can't give you the world but I can give you a daughter you'll be proud of cause i raise her with love..."

I got the besssst husband in the world. Rasanya kalau di belahan dunia manapun, aku akan pilih dia lagi untuk jadi suami dan teman hidup . Gak akan ada yang lain, bahkan bukan pilih Lee Min Ho :))

dan akhirnya aku tau gimana perjuangan melahirkan, gimana mamakku dulu susah payah ngasih yang terbaik buat kami. Belum lagi pembahasan yang ga pernah habis tentang yang melahirkan SC atau Normal, yang SC dibilang ga ngerasain sakitlah, dibilang belum sempurna jadi perempuanlah.

Here's one thing you should know :

Recovery melahirkan SC cukup jauh lebih lama dibanding yang melahirkan normal, bukan bermaksud membuat pembelaan tapi memang begitu yang aku alami. Mau jalan aja sakit nya kayak udah mau nyentuh sakratul maut. Tapi aku berusaha gak manjain diri sendiri dengan langsung latihan bangun dari tempat tidur untuk pipis ke kamar mandi besokannya setelah melahirkan, 

Yang saya rasain dari proses ini yah, tiap orang berjuang dengan cara yang beda-beda, dan dapet ujian dari Tuhan juga beda-beda bentuknya. Jadi ga ada alasan untuk bisa 'menghakimi' apa yang dilaluin orang lain, toh kita ga pernah ngerasain berdiri di 'sepatunya' dia kan? :) 



 

 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sri Minarsih *

selamat malam sri ! Pertama kali bertemu di tahun 2014, di ruangan laboratorium kampus ketika kami berada di tahun pertama perkuliahan. Aku tidak pernah berharap bahwa persahabatan seperti saat ini, selama 4 tahun terahir benar-benar seperti mengambil jalan yang sama. Kami berasal dari daerah yang berbeda tapi kami mengambil program studi di universitas yang sama, kami memiliki dosen pembimbing skripsi yang berbeda tapi kami mengambil topik yang sama, kami mengambil mata kuliah yang berbeda tapi kami selalu belajar dan mengerjakan tugas di tempat favorit kami. Ya kami tidak pernah benar benar bersama, tapi kami selalu menemukan cara untuk melihat satu sama lain walaupun berada di kehidupan masing-masing. kita juga tidak mengobrol setiap hari untuk bertaya apa yag kita lakukan di setiap harinya, saya bahkan tidak punya keberanian untuk mengisi buddymeter.com tentang anda, saya sudah mencoba satu kali tapi sudah gagal di pertanyaan pertama, jadi saya berhenti (maaf saya seperti t...

Kado Bagi Kehidupan

Kepuasan terbesar dalam hidup adalah berhasil melakukan sesuatu yang orang lain kira anda tak mampu melakukannya~ Walter Bagehot Penulis, jurnalis Inggris Usia kita di dunia ini tak panjang. Orang jaman sekarang, tak banyak yang bisa hidup sampai seratus tahun. Dari sedikit waktu itu, sejarah kehidupan kita di dunia terukir. Kelak, orang akan mengenangkan kita setelah mati dengan prestasi-prestasi yang pernah kita capai. Atau bisa pula banyak orang justru akan mengenang keburukan perilaku kita semasa hidup di dunia ini. Semua itu tergantung dari apa yang kita perbuat, apa yang kita lakukan. Tujuan hidup memang bukan untuk dikenangkan, bukan pula untuk menjadi seorang pahlawan. Tetapi, ketika kita melakukan sesuatu, sekecil apapun untuk kebaikan dunia ini, kebaikan alam, kebaikan sesama manusia, disitulah sejarah kepahlawanan muncul dengan sendirinya. Orang akan mencatat dalam ingatan, bahkan dalam buku-buku yang nantinya menjadi pembelajaran anak-anak cucu kita di sekolah-sekolah. Kepa...